[DRAFT]…Go Green Is Not Just ‘Go Green’…

[this post will be edited soon]

gREEN iS gOOD…Me bilang begitu bukan karena green is my favorite color. Bukan, sama sekali. Walopun gak tau kenapa lumayan banyak benda2 yang Me punya berwarna hijau. Jodho kali ya? Hwehehe… Ato mungkin karena hijau segar dilihat, jadi waktu beli langsung suka aja gitu kalo liat ijo. Entahlah.

gREEN iS bEKEN…gara2 Global Warming alias pemanasan global. Karena isu pemanasan global orang2 beramai2 memarakkan slogan ‘Go Green’. Tapi setelah hari ini jalan2 di kota kelahiran Me, Malang, dan lewat salah satu universitas negeri ternama disini, Me jadi berpikir sebenarnya apa sih, Go Green itu?

mE aGAK mIRIS aJA gITU…melihat sebuah tempat yang notabene tempat menuntut ilmu dan seharusnya bisa jadi ajang yang baik untuk mendukung mewujudkan bumi yang lebih sehat malah terlihat kurang mendukung hal itu. Apa sih, yang sebenarnya Me omongin? Me juga bingung. Lho? (-.-)

Jadi, gini. Yang namanya pemanasan global sebenarnya lebih banyak disebabkan oleh polusi atau emisi CO2 yang berlebih. Sebenarnya ini lebih ke pendapat pribadi sih, melihat yang namanya industri sekarang sedang pesat2nya dan penggunaan kendaraan bermotor yang semakin menggila, terutama di Indonesia. Jadi gak salah kan, kalo Me punya pendapat begitu? Nah, banyaknya polusi iniy sebenarnya bisa teratasi kalo banyak juga tumbuhan yang menyerap CO2 yang dihasilkan industri dan asap kendaraan itu. Tapi sayangnya, dengan semakin banyaknya industri yang dibangun, lahan hijau pun berkurang diiringi bertambahnya hutan beton. Jadilah tuw pemanasan global secara perlahan terasa di bumi.

dAN mE pIKIR…langkah awal untuk mencegah semakin parahnya pemasan global harus didukung oleh banyak pihak kan? Dan, lagi2 iniy pendapat pribadi, yang paling potensial menyukseskan pencegahan pemanasan global iniy Me pikir adalah kaum muda, terutama pelajar. Dan tetua dari para kaum pelajar adalah mahasiswa. Mahasiswa seharusnya dapat memberikan contoh pada adik2 yang masih dibangku sekolah tentang apa yang dapat dilakukan kita para pelajar untuk membuat sebuah perubahan kecil yang dapat memberi pengaruh besar pada dunia. Iya, kan?

Wait, sampe disini apakah omongan Me terlihat berbelit2? Semoga nggak. Heheh…

Yang membuat Me berpikir adalah bagaimana pemanasan global dapat dicegah kalo jumlah kendaraan bermotor terus bertambah? Itu terlintas begitu saja waktu Me lihat di universitas negeri itu ada begitu banyak sepeda motor dan mobil yang terparkir disana-dimari memenuhi lahan parkir yang ada. Sampai benar2 PENUH. Yang ada dipikiran Me adalah iniy baru satu universitas iniy doank, gimana kalo satu kota Malang? Hiiiy,. gak bisa ngebayangin gimana padatnya Malang sama kendaraan2 iniy. Kalo giniy ceritanya gimana mau Go Green? Dan itu baru satu kota kecil aja yang ada di Indonesia, gimana dengan kota2 yang lain? Me yakin pertambahan jumlah kendaraan bermotonya pun gak jauh beda, intinya sama2 banyak.

mE tAU…di zaman globalisasi begini mobilitas manusia juga meningkat. Semua dituntut mandiri, dituntut tepat waktu, dituntut cepat, dan kendaraan pribadi memberikan solusi itu. Tapi, dampak yang timbul dari makin banyaknya kendaraan bermotor juga gak mungkin diabaikan begitu saja. Dan ini juga memberi dampak global, dirasakan hampir semua umat di dunia. Apa kita harus berdiam diri saja kalau begitu?

gO gREEN bUKAN hANYA sEKEDAR mENJADI hIJAU…iniy bukan sekedar menanam pohon untuk menyerap CO2 dari pembuangan2 gas. Kalau pohon yang ditanam tidak sebanding dengan makin banyaknya asap yang dihasilkan, apa gunanya? Dan lagi, dengan bertambahnya kendaraan bermotor tiap tahunnya, jalanan pun dituntut harus diperluas. Kalo sudah begitu akan ditanam dimana pohon2 itu?

mE iRI sAMA jEPANG…Mereka berhasil mengkampanyekan penggunaan sepeda untuk segala aktivitas mereka. Berharap someday makin banyak orang yang melakukan hal yang sama. Seharusnya Me juga melakukan hal yang sama, beraktivitas dengan sepeda, sebelum menyuruh orang lain untuk melakukannya, ya kan? Mungkin untuk bersepeda belum, tapi Me lebih memilih untuk jalan menuju tempat yang tidak terlalu jauh atau naik kendaraan umum. Dan sebenarnya alasan Me gak minta dibeliin motor juga karena gak bisa naikinnya (lho?), bukan~. Sebenarnya alasannya lebih karena Me gak pengen menambah angka pertambahan kepemilikan kendaraan bermotor per tahun di Indonesia. Dan juga karena Me benar2 ingin menerapkan hidup Go Green.

mE bERHARAP sIH…kampus2 di Indonesia mendukung gerakan Bike to Work dengan menyediakan jalur khusus sepeda. Karena sebenarnya kalo dilihat2 pengguna kendaraan bermotor pribadi terbanyak itu adalah pelajar dan mahasiswa. Dan jalan khusus pejalan kaki juga perlu diperhatikan. Karena gak semua punya dan bisa naik sepeda kan? Hehehe… *gak maksud nyindir ato menghina siapapun ya…

Dengan didukung oleh pihak kampus dan mahasiswa jalanan akan lebih bebas polusi. Dan udara segar bisa didapat dengan bebas. Dengan udara yang lebih segar, pikiran lebih fresh, jadi lebih mudah dalam berkarya. Betul gak? Jadi, efek domino yang baik bisa dicapai menuju Indonesia yang lebih baik. ^.^


About this entry