[PRAKTIKUM]::Pengenalan Mikroskop::

aSSALAMU’ALAIKUM…dah lama euy gak ngepost tentang praktikum. Selain karena gak sempat, kebanyakan praktikum-nya susah buat dibikin simpel dan dimasukkan ke blog. Aahhaahag.. *ngeles, sebenarnya males aja, hehehe*

kALI iNI…praktikum pertama Fisiologi Tumbuhan. Dan seperti biasa, apa yang Me tulis disini cuma ringkasan sistematis dari Buku Petunjuk Praktikum Fisiologi Tumbuhan dan apa yang sudah me lakukan saat praktikum. Jadi, siapapun yang masuk blog ini dan mencari sebuah dasar ilmiah, Me saranin cari ke situs yang lebih terpercaya. Hehehehe^^

dAH, AH…langsung aja. Me sukanya basa-basi mulu niy.. Keburu basi,..^o^

Here we go!

PENGENALAN MIKROSKOP

Tujuan

  1. Mengenalkan komponen mikroskop dan cara memakainya
  2. Mempelajari cara penyiapan bahan yang akan diamati
  3. Mengamati bagian-bagian sel

Teori

Mikroskop => alat bantu untuk mengamati obyek yang ukurannya sangat kecil.

Rata-rata sel hewan punya diameter 10-20μm

Jenis Mikroskop

- Berdasarkan kenampakan obyek yang diamati:

  1. Mikroskop 2Dimensi = Mikroskop cahaya
  2. Mikroskop 3Dimensi = Mikroskop Stereo

- Berdasarkan sumber cahaya:

  1. Mikroskop cahaya = daya pisah 0,2μm
  2. Mikroskop elektron = daya pisah 0,002nm

MIKROSKOP CAHAYA

Jenis Mikroskop cahaya

  1. Mikroskop Fluoresens
  2. Mikroskop fase kontras
  3. Mikroskop kontras-interferensi
  4. Mikroskop lapang gelap
  5. Mikroskop lapang terang
  • Mikroskop fluoresen -> mengetahui tempat molekul2 tertenti dalam sel hidup atau sel yang sudah dimatikan.

Zat ditandai dengan fluorokrom (senyawa berpendar). Cahaya yang digunakan adl sinar UV.

  • Mikroskop no. 2-4 -> untuk mengamati dan mempelajari sel-sel hidup yang gak bisa diamati dengan cahaya biasa.
  • Perbesaran maksimal = 1000x
  • Bagian-bagian penting
  1. Dudukan kaki -> supaya bisa berdiri stabil
  2. 3 macam lensa
  • Lensa obyektif
  • Lensa Okuler
  • Lensa kondensor

Lensa Obyektif

  • Letaknya di ujung mikroskop, dekat obyek.
  • Fungsi: untuk pembentukan bayangan pertama
  • Menentukan struktur dan bagian renik yang akan dilihat pada bayangan akhir
  • Ciri penting:
  1. Memperbesar bayangan obyek
  2. Punya Nilai Apertura (NA)

Nilai Apertura -> ukuran daya pisah LOb yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan striktur renik yang berdkatan sebagai 2 benda yang terpisah.

  • Umumnya pada mikroskop ada 3 LOb:
  1. Daya rendah (perbesaran 10x)
  2. Daya tinggi (perbesaran 40x)
  3. Imersi minyak (perbesaran 100x)

Pada pengamatan menggunakan perbesaran tinggi, digunakan minyak imersi. Minyak diteteskan di atas cover glass yang menutupi obyek, lalu LOb diturunkan hingga masuk ke dalam minyak. Bayangan yang terbentuk akan lebih terang karena pembiasan cahaya melalui kaca dan minyak < pembiasan cahaya melalui kaca dan udara.

Pembesaran imersi minyak ini umumnya sebesar 97x, jadi kalau pembesaran lensa okuler 10x maka total obyektif jadi 970x

About these ads

About this entry